Kasih Yang Sampai

Bersatunya Dua Jiwa Dari Belahan Dunia Yang Jauh Berbeda… Kuasa Sang Pecipta Yang membuat semua Menjadi Nyata…Sampailah Kasih itu bersatu dibawah ikatan suci berharap ridlo Ilahi

Surat dari seorang sister di Ghaza…(Must Read and Forward it)

Filed under: Uncategorized — ameeratuljannah at 3:56 pm on Monday, January 19, 2009
Assalamualaikum saudaraku seiman…

Berikut ini adalah surat langsung dari seorang Ibu di Ghaza yang 2 minggu yang lalu sempat diwawancarai oleh Islam Channel - UK (www.islamchannel. tv) dimana ketika beliau diwawancarai, saudara kita yang bernama Umm Taqi ini harus menyabung nyawanya karena bom sewaktu waktu bisa meluluh lantakkan rumahnya…. .
Minggu yang lalu (17 Januari 2009) surat dari beliau juga dibacakan didepan para demonstran di Marble Arch, London dan pada malam harinya dibacakan kembali dalam sebuah show yang berjudul Muslimah Dilemma di Islam Channel

saya sertakan teks aslinya dalam bahasa inggris meski sebenarnya ini juga hasil terjemahan dari surat asli beliau yang tertulis dengan bahasa Arab.

secara langsung antum akan bisa melihat bagaimana mereka melalui hari hari mereka dan sungguh saya merasa malu dan merasa tersentak membaca surat ini. Bagaimana tidak karena ternyata aksi aksi yang kita lakukan menjadi harapan baru bagi mereka dimana mereka merasa tidak sendiri dan diingat oleh saudaranya yang lain……saya malu karena belum mampu membantu banyak dan inshaAllah akan menjadi bahan renungan bagi kita untuk langkah ke depan….

mohon bantuannya untuk menyebar luaskan supaya suara nyata ini bisa didengar oleh kaum muslimin dimanapun mereka berada……

jazakumullah Khair
wassalam
ameeratuljannah. blogspot. com

=====================

Assalamualaikum

Saudaraku muslim dan muslimah, dalam kesempatan ini aku ingin mengirim pesan dari saudaramu di Ghaza. simaklah kondisi kami dan sampaikan kepada siapa saja entah itu orang yang kalian kenal ataupun yang tidak kalian kenal

Situasi yang kami hadapi mengerikan namun iman kami kuat, Alhamdulillah meskipun kami tidak memiliki air yang memadai dan kalaulah ada, air itu sudah terpolusi dan kami tidak memiliki uang untuk membeli air mineral. ketika kami memiliki uang maka oang yang menjualnya menyampaikan bahwa terlalu bahaya untuk mereka berjalan keluar dan mendapatkan supplai. Kami tidak memiliki gas dan ini sudah berlangsung sejak 4 bulan terakhir. kami hanya bisa memasak sedikit makanan diatas tungku tungku yang sudah kami siapkan.

Lanjutannya DISINI

Kisah Perjalanan teman di Inggris dari Hajj ke Palestina

Filed under: Uncategorized — ameeratuljannah at 3:54 pm on Monday, January 19, 2009

Assalamualaikum. ..

Berikut ini adalah penuturan temannya Rebecca (teman saya) dari inggris yang pergi haji bersama rebecca dan dalam perjalanan pulang ke inggris mereka diberkahi oleh Allah sebuah kesempatan untuk mengunjungi tanah suci Palestina di Jerussalem dan shalat di Masjid Al Aqsa….Alhamdulill ah mereka sertakan poto poto menarik dan menyentuh hati dari Tanah Al Quds…..

berikut penuturannya dalam bahasa inggris dan sudah saya terjemahankan (dengan keterbatasan bahasa Inggris saya). Teks aslinya dalam bahasa inggris ada di bagian bawah….

Tolong disebar kepada semua contact list antum…
wassalam
ameeratuljannah. blogspot. com

============ ========= ========= =

Salam untuk semuanya

Semoga kalian (dalam keadaan) baik. aku berfikir untuk mengirim email untuk kalian tentang rangkain perjalananku. ..sebagaimana kalian tahu bahwa tahun ini aku pergi haji dan Alhamdulillah semuanya menakjubkan. setelah Haji kami mendapat berkah lebih (dengan diberinya) kesempatana untuk kami mengunjungi Palestina dan sholat di Masjid Al Aqsa, masjid termulia ketiga di dunia. aku pikir kalian akan suka mendengar pengalamanku seiring dengan segala sesuatu yang sedang terjadi di Ghaza saat ini.

Sebelum pergi ke Palestina, aku harus mengakui bahwa aku ketakutan seperti anak kecil. kami selalu mendengar cerita cerita horor tentang orang orang yang ditahan bertahun tahun oleh tentara Israel. Alhamdulillah kami tidak mengalami masalah seperti itu. Tentu saja kami ditanyai tentang kenapa kami datang, apakah kami akan mengunjungi Tepi barat (west bank)? Hebron? berapa uang yang akan kami habiskan, dll. dan sekali waktu kami harus menunggu selama 2 jam ketika paspor kami harus berkeliling dari (satu tempat ke temnpat lain) tapi selain dari itu semuanya baik baik saja. Sebagian besar tentara israel di tepian Yordania sepertinya 10 tahun lebih muda dariku. mereka melakukan wajib militer sepertinya, mereka nampak mencoba untuk memberi kesan menakutkan. kami memasuki palestina melalui yordania dan kemudian hanya dalam waktu kurang dari satu jam kami sudah memasuki Jerussalem. suatu hari seseorang menyampaikan kepadaku untuk tidak mengunjungi palestina karena dia adalah tanah yang sedang diduduki (oleh Israel). tetapi semua orang yang kami temui merasa gembira melihat kedatangan kami, mereka senbang jika ada muslim dari negeri lain mengunjungi palestina. tidak hanya ini akan mendukung rakyat palestina akan tetapi juga menunjukkan kepada Israel betapa Al Aqsa adalah hal penting bagi kita dan kita tidak akan dengan mudah menyerahkannya.

Baca Lanjutannya DISINI