Surat dari seorang sister di Ghaza…(Must Read and Forward it)
Berikut ini adalah surat langsung dari seorang Ibu di Ghaza yang 2 minggu yang lalu sempat diwawancarai oleh Islam Channel - UK (www.islamchannel. tv) dimana ketika beliau diwawancarai, saudara kita yang bernama Umm Taqi ini harus menyabung nyawanya karena bom sewaktu waktu bisa meluluh lantakkan rumahnya…. .
Minggu yang lalu (17 Januari 2009) surat dari beliau juga dibacakan didepan para demonstran di Marble Arch, London dan pada malam harinya dibacakan kembali dalam sebuah show yang berjudul Muslimah Dilemma di Islam Channel
saya sertakan teks aslinya dalam bahasa inggris meski sebenarnya ini juga hasil terjemahan dari surat asli beliau yang tertulis dengan bahasa Arab.
secara langsung antum akan bisa melihat bagaimana mereka melalui hari hari mereka dan sungguh saya merasa malu dan merasa tersentak membaca surat ini. Bagaimana tidak karena ternyata aksi aksi yang kita lakukan menjadi harapan baru bagi mereka dimana mereka merasa tidak sendiri dan diingat oleh saudaranya yang lain……saya malu karena belum mampu membantu banyak dan inshaAllah akan menjadi bahan renungan bagi kita untuk langkah ke depan….
mohon bantuannya untuk menyebar luaskan supaya suara nyata ini bisa didengar oleh kaum muslimin dimanapun mereka berada……
jazakumullah Khair
wassalam
ameeratuljannah. blogspot. com
=====================
Assalamualaikum
Saudaraku muslim dan muslimah, dalam kesempatan ini aku ingin mengirim pesan dari saudaramu di Ghaza. simaklah kondisi kami dan sampaikan kepada siapa saja entah itu orang yang kalian kenal ataupun yang tidak kalian kenal
Situasi yang kami hadapi mengerikan namun iman kami kuat, Alhamdulillah meskipun kami tidak memiliki air yang memadai dan kalaulah ada, air itu sudah terpolusi dan kami tidak memiliki uang untuk membeli air mineral. ketika kami memiliki uang maka oang yang menjualnya menyampaikan bahwa terlalu bahaya untuk mereka berjalan keluar dan mendapatkan supplai. Kami tidak memiliki gas dan ini sudah berlangsung sejak 4 bulan terakhir. kami hanya bisa memasak sedikit makanan diatas tungku tungku yang sudah kami siapkan.
Lanjutannya DISINI












